Tips Merawat Kendaraan saat musim hujan

Sumber gambar: youtube.com

Indonesia merupakan negara yang terletak di garis khatulistiwa, maka dari itu hanya terdapat dua musim di Indonesia yaitu musim panas dan musim hujan. Seperti dalam beberapa minggu ini musim hujan sudah mulai mengguyur Indonesia. Jalan raya menjadi semakin licin dan pandangan menjadi semakin terhalang karena air hujan. Dalam situasi seperti ini para pengendara harus lebih waspada dan hati-hati ketika berkendara. Tidak hanya itu, pengendara harus tetap melakukan perawatan mobil yang dapat menunjang performa kendaraan secara maksimal untuk menghindari bahaya berkendara selama musim hujan yang lebih berbahaya.

Banyak orang berpikiran bahwa air hujan sama seperti air biasa, sehingga mereka cenderung beranggapan kendaraan mereka yang terguyur air hujan menjadi bersih seperti layaknya di cuci. Namun kenyataannya tidak seperti itu, air hujan tidak memiliki kandungan yang sama dengan air biasa. Air hujan mengandung kadar garam yang lebih banyak dibandingkan dengan air biasa. Kadar garam tersebut akan merusak cat mobil dan juga dapat menyebabkan karat serta korosi. Selain itu, air hujan juga dapat membuat kendaraan jadi lebih cepat kotor.

Oleh karena itu, untuk menghindari masalah pada kendaraan Anda, ikuti 7 tips merawat mobil saat musim hujan berikut:

1. Usahakan Air Hujan Tidak Sampai Mengering di Mobil Anda
Ketika mobil Anda tersiram air hujan, usahakan agar air hujan tersebut tidak sampai mengering di mobil Anda. Mengapa demikian? Air hujan yang mengering akan meninggalkan sisa-sisa yang berbekas di bodi mobil dan lama kelamaan bisa merusak cat dan lapisan mobil.

Untuk membersihkannya, Anda dapat menggunakan sabun khusus mobil serta spons yang halus untuk membersihkan kotoran-kotoran yang menempel. Kemudian bilaslah dengan air hingga bersih. Jika Anda terburu-buru, Anda cukup membilas sisa air hujan dengan air bersih agar sisa-sisa air hujan tidak menempel di bodi mobil.

2. Cek Bagian Dalam Mesin Mobil
Beberapa orang tidak mengecek bagian dalam mobil setelah terkena hujan, padahal bagian dalam mobil juga hal yang penting untuk diperiksa. Air bisa saja masuk ke celah-celah mobil yang sempit sekalipun seperti pada bagian mesin dalam mobil. Oleh karena itu Anda harus mengecek apakah terdapat air di bagian mesin mobil Anda karena hal itu dapat menyebabkan kendaraan mogok.

3. Semprotkan Silicon Spray
Silicon Spray berfungsi untuk membuat bagian kaca dan karet menjadi lebih awet dan lentur. Dengan demikian, untuk menghadapi musim hujan seperti ini, penyemprotan silicon spray diperlukan secara berkala agar mampu menghadapi perubahan cuaca yang tiba-tiba.

Baca juga: Promo Toyota Jakarta

4. Gunakan Karpet Untuk Mencegah Jamur
Musim hujan tiba, lantai mobil cenderung basah karena penumpang yang memasuki mobil memiliki alas kaki yang basah. Hal itu dapat menyebabkan timbulnya jamur di lantai mobil dan mobil menjadi cepat kotor. Untuk mencegah hal ini terjadi, gunakan karpet tambahan untuk melapisi mobil supaya alas kaki tidak bersentuhan langsung dengan lantai mobil dianjurkan karpet berbahan karet atau karpet berbahan PVC Coil yang berpenampang keriting lebih bagus.

5. Parkir Mobil di Garasi
Ketika Anda sudah mencuci mobil dan mengeringkannya, parkir kendaraan Anda di garasi untuk mencegah mobil terkena hujan lagi. Selain itu, memarkir mobil di garasi juga dapat membantu perawatan mobil untuk menghadapi cuaca panas sehingga lapisan mobil tidak mudah rusak.

6. Bilas mobil setelah kehujanan Setelah menerjang hujan, jangan biarkan mobil tidak dibilas begitu saja.Air hujan yang mengandung garam dapat menyebabkan cat keropos atau menimbulkan karat. Oleh karena itu, segera bilas mobil setelah menerjang hujan. Dengan begitu kandungan garam di air hujan akan segera meluruh sehingga tidak menyebabkan kerusakan pada mobil. 2.Masukkan mobil kedalam garasi Saat kemarau, mungkin tidak masalah jika menaruh mobil di luar garasi, asalkan kondisi lingkungan aman dari pencurian.Namun berbeda dengan musim hujan karena Anda harus memasukkan mobil kedalam garasi jika tidak dipakai. Tentu merupakan kerugian jika mobil sudah dibersihkan kemudian kembali kehujanan karena tidak dimasukkan kedalam garasi. Jika mobil sudah ada di dalam garasi, tak perlu khawatir jika terjadi hujan deras tiba-tiba.

7. Masukkan mobil kedalam garasi Saat kemarau, mungkin tidak masalah jika menaruh mobil di luar garasi, asalkan kondisi lingkungan aman dari pencurian.Namun berbeda dengan musim hujan karena Anda harus memasukkan mobil kedalam garasi jika tidak dipakai. Tentu merupakan kerugian jika mobil sudah dibersihkan kemudian kembali kehujanan karena tidak dimasukkan kedalam garasi. Jika mobil sudah ada di dalam garasi, tak perlu khawatir jika terjadi hujan deras tiba-tiba.

Source:

https://biz.kompas.com/

5 Tips Merawat Mobil Saat Musim Hujan


    0 Comments

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *